Soal jadwal, ada kelonggaran yang diberikan. Penumpang masih bisa melakukan reschedule perjalanan mereka maksimal 15 menit setelah jadwal keberangkatan seharusnya. Syaratnya, prosesnya harus langsung dilakukan di loket stasiun.
Di sisi lain, operasional kereta cepat Whoosh sendiri disebutkan tetap berjalan normal. Eva menegaskan tidak ada keterlambatan pada perjalanan keretanya. Hanya saja, jika hujan turun dengan intensitas tinggi di sepanjang jalur, kecepatan kereta akan dibatasi. Langkah ini semata-mata untuk jaga keselamatan.
"Pemantauan kondisi cuaca dan akses jalan terus kami lakukan," tambah Eva.
Ia juga berjanji setiap pembaruan informasi akan disampaikan lewat kanal komunikasi resmi perusahaan, agar masyarakat bisa mengakses info yang akurat.
Artikel Terkait
Jalan DI Panjaitan Tergenang, Lalu Lintas Lumpuh Sementara
Trenggono Serukan Aksi Kolektif di Davos: Laut Indonesia dalam Ancaman Serius
Prabowo Ingatkan Forum Davos: Kemakmuran Takkan Lahir dari Medan Perang
Trump Bentuk Dewan Perdamaian Gaza, Indonesia Turut Gabung