Soal jadwal, ada kelonggaran yang diberikan. Penumpang masih bisa melakukan reschedule perjalanan mereka maksimal 15 menit setelah jadwal keberangkatan seharusnya. Syaratnya, prosesnya harus langsung dilakukan di loket stasiun.
Di sisi lain, operasional kereta cepat Whoosh sendiri disebutkan tetap berjalan normal. Eva menegaskan tidak ada keterlambatan pada perjalanan keretanya. Hanya saja, jika hujan turun dengan intensitas tinggi di sepanjang jalur, kecepatan kereta akan dibatasi. Langkah ini semata-mata untuk jaga keselamatan.
"Pemantauan kondisi cuaca dan akses jalan terus kami lakukan," tambah Eva.
Ia juga berjanji setiap pembaruan informasi akan disampaikan lewat kanal komunikasi resmi perusahaan, agar masyarakat bisa mengakses info yang akurat.
Artikel Terkait
Telkom Pangkas Anak Usaha dari 60 Jadi Hanya 14 Entitas
Tiga Bulan dalam Isolasi, Terpidana Mutilasi Mojokerto Dijauhkan dari Tahanan Lain
DPR Sahkan Revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji, Asas Nirlaba Dihapus
Gubernur Sulsel Desak Penghentian Konflik Timur Tengah demi Keamanan Jemaah Umrah