Longsor ini terjadi sekitar pukul 09.30 waktu setempat. Material dari lereng gunung tiba-tiba meluncur deras, menghantam mobil karavan dan bangunan di area perkemahan itu. North Island memang sedang dilanda cuaca ekstrem. Hujan lebat sepanjang hari memicu kerusakan di mana-mana.
Ribuan rumah bahkan gelap gulita karena listrik padam. Jalanan ditutup, banyak warga yang terpaksa mengungsi. Pesisir timur North Island nyaris tak ada yang luput dari guyuran hujan ini.
Di sisi lain, upaya penyelamatan sudah dimulai bahkan sebelum tim resmi tiba. Komandan Dinas Pemadam Kebakaran dan Urusan Darurat, William Pike, bercerita.
Orang-orang di lokasi perkemahan langsung beraksi, berusaha menggali puing dengan tangan mereka sendiri. Dan mereka mendengar sesuatu.
"Tim pemadam kebakaran pertama kami tiba dan dapat mendengar hal yang sama," ucap Pike. Suara itu menjadi harapan di tengah tumpukan lumpur yang mengubur segalanya.
Artikel Terkait
Jalur Sutra Abad ke-21: Ketika Rantai Pasok Menjadi Senjata Geopolitik
Kritik Profesor Lewat Podcast: Romantisme Perlawanan atau Pengkhianatan Diskursus?
Prabowo Soroti Penyusutan 1.000 Situ sebagai Pemicu Banjir Jakarta
Tito Karnavian Soroti Data sebagai Kunci Pemulihan Pasca-Bencana di Aceh Utara