"Jangan fokus mengevakuasi dulu. Kalau itu bagian tubuh seperti tangan atau kaki, dan ukurannya masih bisa dibawa, masukkan ke plastik, lalu ke tas. Tapi kalau itu jenazah utuh, jangan dipaksakan. Laporkan saja, biar tim khusus yang menanganinya," tegasnya lagi.
Di sisi lain, Kasi Ops Basarnas Makassar, Andi Sultan, menjelaskan bahwa area pencarian kini diperluas. Meski masih berkonsentrasi di lereng Bulusaraung, tim diarahkan ke spot-spot yang belum terjamah, meski di sana-sini sudah banyak ditemukan serpihan pesawat.
"Kita fokuskan di lereng gunung itu. Tapi sekarang, kita sisir daerah-daerah yang benar-benar belum terjangkau seratus persen," kata Andi Sultan kepada awak media.
Suasana di lokasi tetap tegang, namun semangat para pencari tak kendur. Mereka menyusuri medan terjal dengan harapan satu: menemukan sisa-sisa yang hilang.
Artikel Terkait
Makan Bergizi Gratis di Sekolah Perkuat Solidaritas dan Gairah Belajar
Massa Banser Beri Dukungan di KPK Saat Yaqut Diperiksa Kasus Kuota Haji
Jasa Marga Percepat Preservasi Tol untuk Antisipasi Puncak Mudik Lebaran 2026
Zulkifli Hasan Naikkan Hadiah Tunai Kompetisi Cerdas Cermat Islami PANDai 2026