Pesawat milik TNI AU itu kemudian lepas landas dari Lanud Halim Perdanakusuma. Naik hingga ketinggian 8.500 hingga 11.000 kaki di atas permukaan laut, petugas mulai menaburkan garam. Lokasinya mencakup perairan Selat Sunda dan wilayah utara Jakarta.
"OMC melakukan penyemaian atau tabur garam," begitu bunyi keterangan resmi BPBD. Mereka mengerahkan tiga kali penerbangan dengan total 2.400 kg garam yang disebar.
Kolaborasi jadi kunci dalam operasi ini. Seperti ditegaskan dalam pernyataannya, BPBD DKI Jakarta berkerja sama dengan TNI Angkatan Udara dan BMKG. Semua bergerak untuk satu tujuan: meminimalisir ancaman banjir sebelum benar-benar terjadi.
Jadi, itulah upaya mereka. Garam ditabur dari langit, harapannya air tak meluap di bumi.
Artikel Terkait
Hujan Deras Picu Antrean Panjang Transjakarta, Genangan 20 Cm Lumpuhkan Koridor 13
Korban Tambang Nanggung Bertambah, Asap CO Masih Diklaim Aman
Teguran soal Abu Rokok Berujung Tusukan Obeng di Jagakarsa
Jakarta Siaga, Pesawat Modifikasi Cuaca Diterbangkan Dua Kali untuk Antisipasi Hujan 8 Jam