Pesawat milik TNI AU itu kemudian lepas landas dari Lanud Halim Perdanakusuma. Naik hingga ketinggian 8.500 hingga 11.000 kaki di atas permukaan laut, petugas mulai menaburkan garam. Lokasinya mencakup perairan Selat Sunda dan wilayah utara Jakarta.
"OMC melakukan penyemaian atau tabur garam," begitu bunyi keterangan resmi BPBD. Mereka mengerahkan tiga kali penerbangan dengan total 2.400 kg garam yang disebar.
Kolaborasi jadi kunci dalam operasi ini. Seperti ditegaskan dalam pernyataannya, BPBD DKI Jakarta berkerja sama dengan TNI Angkatan Udara dan BMKG. Semua bergerak untuk satu tujuan: meminimalisir ancaman banjir sebelum benar-benar terjadi.
Jadi, itulah upaya mereka. Garam ditabur dari langit, harapannya air tak meluap di bumi.
Artikel Terkait
Polisi Ciawi Amankan Pikap Curian lewat Penyamaran Jadi Calon Pembeli
Longsor Sampah di Bantargebang Tewaskan Empat Orang, Dua Selamat
Pemerintah Hentikan Sistem Open Dumping di DKI Usai Longsor Tewaskan 4 Orang di Bantargebang
Menteri Lingkungan Hidup Sebut Longsor Sampah Bantargebang sebagai Alarm Keras