Upaya mencegah banjir di Jakarta terus digenjot. Kali ini, lewat operasi modifikasi cuaca atau OMC yang digelar BPBD DKI bersama BMKG dan TNI Angkatan Udara. Operasi ini masih berlangsung hari ini, Kamis (22/1/2026), meski disebut-sebut sebagai hari terakhir pelaksanaannya.
"Hari ini masih ikhtiar OMC, hari ini terakhir," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD, Mohamad Yohan, kepada awak media.
Menurutnya, langkah ini murni antisipasi. Mereka tak mau ambil risiko dengan dinamika cuaca ekstrem yang bisa berujung banjir.
"Operasi Modifikasi Cuaca dilaksanakan berdasarkan pemantauan dan analisis meteorologi secara berkelanjutan," jelas Yohan. Tujuannya sederhana: mengurangi potensi hujan ekstrem yang kerap mengancam wilayah padat penduduk seperti Jakarta dan sekitarnya.
Sebelumnya, pada Rabu (21/1), aksi serupa sudah digelar. Momen itu bahkan diunggah di Instagram resmi BPBD DKI. Dari unggahan video itu, terlihat persiapan yang cukup panjang. Dimulai dari rapat pemantauan cuaca, lalu proses pemuatan garam ke dalam pesawat.
Artikel Terkait
Polisi Ciawi Amankan Pikap Curian lewat Penyamaran Jadi Calon Pembeli
Longsor Sampah di Bantargebang Tewaskan Empat Orang, Dua Selamat
Pemerintah Hentikan Sistem Open Dumping di DKI Usai Longsor Tewaskan 4 Orang di Bantargebang
Menteri Lingkungan Hidup Sebut Longsor Sampah Bantargebang sebagai Alarm Keras