Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung bergerak cepat. Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, dia memberangkatkan sejumlah personel Polri untuk membantu korban bencana di tiga wilayah: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dalam jumpa pers yang digelar di Pos Pendukung Nasional Bencana di Sumatera Utara, Sigit menjelaskan langkah-langkah yang diambil jajarannya. Acara itu sendiri disiarkan melalui YouTube BNPB pada hari Minggu.
"Jajaran Polri tentunya sesuai dengan apa yang menjadi arahan Bapak Presiden menindaklanjuti dengan menurunkan bantuan untuk operasi kemanusiaan ini. Mulai dari menurunkan personel untuk masuk ke wilayah-wilayah yang terisolir," tegasnya.
Tak cuma personel, Polri juga mengerahkan pesawat dan helikopter. Tujuannya jelas: mengirimkan logistik ke daerah-daerah yang terputus akibat banjir bandang dan tanah longsor. Bantuan lewat udara jadi pilihan utama ketika akses darat benar-benar lumpuh.
"Kemudian juga kita menurunkan sarana dan prasarana kita, baik itu pesawat, kemudian helikopter, kapal untuk bisa membantu mengirimkan logistik yang diperlukan oleh masyarakat, utamanya di wilayah-wilayah yang terputus, di wilayah yang jalurnya tidak bisa dimasuki, maka kita kerahkan bantuan melalui jalur udara," papar Sigit.
Artikel Terkait
Ledakan Guncang Kapal Tanker Kuwait, Tumpahan Minyak Ancam Perairan Mubarak al-Kabeer
Krisis Iran-AS Guncang Stabilitas Energi dan Geopolitik Asia
NasDem Gelar Buka Puasa Bersama Ratusan Anak Yatim di Sleman
Anggota DPR Peringatkan Dampak Kebijakan Iran pada Stabilitas Pangan Indonesia