Saham AS Beragam di Tengah Upaya Redam Ketegangan Iran dan Janji Trump

- Kamis, 05 Maret 2026 | 00:00 WIB
Saham AS Beragam di Tengah Upaya Redam Ketegangan Iran dan Janji Trump

Pasar saham AS dibuka dengan suasana campur aduk pada Rabu (4/3/2026). Indeks S&P 500 merangkak naik tipis di tengah gejolak yang masih terasa, sementara para investor mencerna dua kabar yang saling tarik-ulur: upaya diam-diam Iran untuk berunding dan janji Presiden Trump untuk menenangkan pasar minyak.

Menurut laporan New York Times, agen intelijen Iran telah melakukan kontak tidak langsung dengan CIA. Ini terjadi hanya sehari setelah serangan yang memanas. Tapi jangan berharap terlalu cepat. Nada dari pejabat AS masih penuh keraguan, skeptis bahwa baik pemerintahan Trump maupun Iran benar-benar siap untuk meredakan ketegangan dalam waktu dekat.

Art Hogan, Kepala Ahli Strategi Pasar di B Riley Wealth, memberi peringatan.

"Ini dengan sendirinya kemungkinan merupakan kabar baik, tetapi kita tidak boleh menganggap enteng apa pun karena pemerintah telah cukup jelas bahwa mereka memiliki tujuan yang belum mereka capai," katanya, seperti dilansir Reuters.

Di sisi lain, pernyataan Trump soal jaminan stabilitas harga minyak dan pengawalan Angkatan Laut AS untuk kapal tanker di Selat Hormuz setidaknya memberi sedikit kelegaan. Sentimen sedikit membaik, meski situasi di lapangan masih runyam. Beberapa negara Timur Tengah diketahui menghentikan sementara produksi minyak dan gas mereka, sementara AS sendiri dikabarkan berupaya memperluas kampanye ke wilayah Iran.

Pergerakan saham pun menggambarkan ketidakpastian ini. Sektor energi S&P 500 anjlok 1,8 persen, memimpin penurunan. Produsen seperti ConocoPhillips dan Cheniere Energy masing-masing terperosok 2,8 persen dan 1,5 persen.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar