Kapal Kargo AS Berhasil Lintasi Selat Hormuz dalam Pengawalan Militer di Tengah Blokade Iran

- Selasa, 05 Mei 2026 | 16:20 WIB
Kapal Kargo AS Berhasil Lintasi Selat Hormuz dalam Pengawalan Militer di Tengah Blokade Iran

Sebuah kapal kargo pengangkut kendaraan berbendera Amerika Serikat berhasil melintasi Selat Hormuz dengan pengawalan ketat aset militer AS pada Senin waktu setempat. Peristiwa ini menjadi perkembangan signifikan di tengah ketegangan yang menyelimuti jalur pelayaran strategis tersebut.

Perusahaan pelayaran dan logistik asal Denmark, Maersk, mengumumkan keberhasilan lintasan itu dalam pernyataan resminya pada Selasa. Kapal bernama Alliance Fairfax itu dioperasikan oleh Farrell Lines, anak perusahaan Maersk, dan berhasil keluar dari perairan Teluk secara aman melalui Selat Hormuz yang sebelumnya diblokade oleh Iran.

Menurut laporan Maersk, proses transit kapal di selat yang menjadi jalur vital perdagangan minyak dunia itu berlangsung tanpa insiden. Seluruh awak kapal dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka-luka selama perjalanan yang dikawal langsung oleh aset-aset militer Washington tersebut.

Alliance Fairfax merupakan bagian dari Program Keamanan Maritim AS, sebuah skema yang memberikan dukungan finansial kepada puluhan kapal komersial swasta berbendera Amerika. Kapal-kapal dalam program ini menjamin transportasi bagi militer AS selama masa perang atau keadaan darurat nasional.

Sementara itu, kapal tersebut menjadi salah satu dari ratusan kapal yang terjebak di perairan Teluk sejak Iran menutup Selat Hormuz pada awal Maret lalu. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran global mengingat selat tersebut merupakan jalur utama pengangkutan minyak mentah dari negara-negara penghasil minyak di kawasan Teluk.

Hingga saat ini, setidaknya satu kapal berbendera AS lainnya masih berada di kawasan Teluk dan belum diketahui kapan akan melakukan lintasan serupa. Belum ada pernyataan resmi dari pihak Iran mengenai insiden pelintasan kapal Alliance Fairfax tersebut.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar