Keikutsertaan Indonesia di Davos tahun ini punya arti strategis. Bukan cuma soal menyampaikan gagasan, tapi juga untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi dunia. Momentum ini dipakai untuk menarik minat investor, terutama di sektor andalan seperti energi hijau dan ekonomi digital.
Nah, untuk memaksimalkan itu, Indonesia juga menggelar Indonesia Pavilion dan acara Indonesia Night. Tujuannya jelas: menjalin hubungan langsung dan memperkuat jaringan untuk mendatangkan lebih banyak investasi ke Tanah Air.
Prabowo tiba di Bandara Zurich sehari sebelumnya, Rabu (21/1) sore waktu setempat. Penerbangannya dari London hanya sekitar satu setengah jam. Di bandara, Dubes RI untuk Swiss, I Gede Ngurah Swajaya, sudah menunggu untuk menyambut kedatangan sang Presiden dan rombongan.
Kini, semua mata tertuju pada penampilan Prabowo di panggung dunia besok.
Artikel Terkait
Tim K-9 Diterjunkan untuk Percepat Pencarian Korban Hilang di Gunung Bulusaraung
Prabowo Bawa Pulang Komitmen Rp 90 Triliun dan 1.582 Kapal dari Inggris
Hujan dan Angin Gila Porak-Porandakan Rumah Warga di Bogor
Tim SAR Spesialis Tebing Turun Tangan di Medan Curam Pencarian Korban ATR 42-500