Pemerintah kabupaten sendiri dikatakan kesulitan karena anggarannya terbatas. Di sisi lain, semangat warga justru tinggi. Mereka bahkan sudah patungan, mengumpulkan dana swadaya untuk membantu proses itu.
"Masyarakat sudah patungan, pemerintah daerah juga sudah berusaha. Tinggal sedikit lagi. Karena itu saya minta PLN ikut membantu melalui program CSR agar proyek ini bisa segera berjalan,"
ujar politisi Gerindra itu.
Harapannya jelas: dengan sokongan dari PLN, target 2026 untuk menyalakan listrik di pelosok Dharmasraya bisa tercapai. Bagi Andre, ini bukan cuma soal lampu menyala.
Ia menegaskan, listrik yang merata bakal membuka pintu peluang ekonomi, mendongkrak kualitas belajar anak-anak, dan mendorong pembangunan daerah. "Kalau listrik masuk, usaha kecil bisa tumbuh, anak-anak bisa belajar lebih baik, dan desa akan berkembang. Ini yang kita perjuangkan," tutupnya.
Artikel Terkait
Tiga Remaja Boncengan Tiga Tewas Usai Motor Tabrak Tiang Lampu di Bantul
Gencatan Senjata Retak, Tiga Jurnalis Tewas dalam Serangan Udara di Gaza
Situbondo Tergenang, Jalur Pantura Lumpuh Akibat Banjir
Burung Hantu Tewas Ditembak, Wanita di Belu Terancam Pasal Penganiayaan Hewan