Lalu, apa sebenarnya yang memicu tragedi ini? Motifnya terasa dingin dan penuh perhitungan. Menurut pengakuan NA kepada penyidik, ia merasa dikhianati dan dijebak oleh sang istri.
Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Anggi Eko Prasetyo, membeberkan kronologinya. Rupanya, EN membujuk suaminya untuk datang ke rumah anak mereka. NA pun datang. Tapi yang ia temui bukanlah istrinya sendirian. Di dalam rumah, sudah menunggu orang-orang yang sedang mencarinya.
"Pelaku merasa kesal kepada korban karena merasa dijebak diberitahukan keberadaannya kepada orang yang sedang mencari dia," jelas Anggi.
Kesal karena merasa keberadaannya dibocorkan, amarah NA pun meledak. Pertemuan yang semula mungkin diharapkan sebagai rekonsiliasi, justru berakhir tragis. Dari bujukan, berubah menjadi pembunuhan.
Artikel Terkait
Polres Metro Tangerang Kota Sediakan Layanan Titip Kendaraan Gratis untuk Pemudik
KARA Raih Tiga Penghargaan Nilai Pelanggan dari Survei Konsumen di Enam Kota
Mendes PDTT Desak Pembaruan Data Tunggal untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Kapolda Riau Dianugerahi Maklumat Hari Ekosistem Atas Komitmen Green Policing