Kabut pagi di Pringsewu belum sepenuhnya hilang ketika kabar tembak-menembak itu terdengar. Dua orang dari sebuah komplotan pencuri sapi berakhir di ujung senjata polisi. Satu di antaranya, bernama Candra, akhirnya tewas setelah sempat dirawat di rumah sakit.
Menurut Kapolres Pringsewu, AKBP Yunnus Saputra, tindakan tegas itu terpaksa diambil. Bukan tanpa alasan. Kedua pelaku, yang sudah dalam keadaan tertangkap, malah memberontak dengan keras.
"Mereka merusak borgol dan berusaha merebut senjata anggota," jelas Yunnus, pada Senin (19/1).
"Situasinya jadi sangat berbahaya. Karena itulah, kami memberikan tindakan tegas terukur," lanjutnya.
Artikel Terkait
Serangan Militer Tewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Konflik Teluk Picu Krisis Global
Survei: Mayoritas Publik AS Nilai Trump Semakin Tidak Stabil di Tengah Ketegangan dengan Iran
Harga Emas Antam Turun Rp 25.000 per Gram, Buyback Ikut Merosot
Fadli Zon Bahas Strategi Paviliun Indonesia untuk Comeback di Venice Biennale 2026