Kabut pagi di Pringsewu belum sepenuhnya hilang ketika kabar tembak-menembak itu terdengar. Dua orang dari sebuah komplotan pencuri sapi berakhir di ujung senjata polisi. Satu di antaranya, bernama Candra, akhirnya tewas setelah sempat dirawat di rumah sakit.
Menurut Kapolres Pringsewu, AKBP Yunnus Saputra, tindakan tegas itu terpaksa diambil. Bukan tanpa alasan. Kedua pelaku, yang sudah dalam keadaan tertangkap, malah memberontak dengan keras.
"Mereka merusak borgol dan berusaha merebut senjata anggota," jelas Yunnus, pada Senin (19/1).
"Situasinya jadi sangat berbahaya. Karena itulah, kami memberikan tindakan tegas terukur," lanjutnya.
Artikel Terkait
Ibu Cari Rumput di Waduk Tarakan Diserang Buaya, Diselamatkan Polisi
Pemuda 25 Tahun Tewas Usai Pesta Miras Dua Lokasi di Langkat
Bupati Pati Diamankan ke Semarang Usai Diperiksa KPK di Kudus
Misa Minggu Berubah Horor: 163 Jemaat Diculik Paksa di Kaduna