Kabut pagi di Pringsewu belum sepenuhnya hilang ketika kabar tembak-menembak itu terdengar. Dua orang dari sebuah komplotan pencuri sapi berakhir di ujung senjata polisi. Satu di antaranya, bernama Candra, akhirnya tewas setelah sempat dirawat di rumah sakit.
Menurut Kapolres Pringsewu, AKBP Yunnus Saputra, tindakan tegas itu terpaksa diambil. Bukan tanpa alasan. Kedua pelaku, yang sudah dalam keadaan tertangkap, malah memberontak dengan keras.
"Mereka merusak borgol dan berusaha merebut senjata anggota," jelas Yunnus, pada Senin (19/1).
"Situasinya jadi sangat berbahaya. Karena itulah, kami memberikan tindakan tegas terukur," lanjutnya.
Artikel Terkait
Menkominfo Sidak ke Kantor Meta, Desak Kepatuhan Atasi Kejahatan Digital
Hetifah Sjaifudian Soroti Dua Kasus di Undip: Dugaan Pelecehan Seksual dan Pengeroyokan Harus Diinvestigasi Terpisah
DPR Soroti Kasus Korupsi Bupati Pekalongan: Harus Jadi Pelajaran bagi Kepala Daerah
Semen Padang FC Tunjuk Imran Nahumarury sebagai Pelatih Baru