Mantan Menteri ESDM Sudirman Said kembali menghadiri pemeriksaan di Kejagung hari ini, Senin (19/1/2026). Ini bukan kali pertama. Sebelumnya, akhir Desember lalu, dia juga sudah dipanggil untuk hal yang sama: kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah dan produk jadi di anak perusahaan Pertamina, Petral.
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan informasi itu. "Benar ada," katanya singkat saat dikonfirmasi.
Menurut Anang, Sudirman sudah menjalani pemeriksaan sejak sekitar pukul sepuluh pagi. Statusnya masih sebagai saksi, bukan tersangka. "Sudah diperiksa dari jam 10-an. Iya, sebagai saksi," ucapnya.
Pertemuan sebelumnya berlangsung pada Selasa pekan lalu. Kala itu, usai keluar dari ruang pemeriksaan, Sudirman terlihat enggan berkomentar panjang lebar. Dia hanya mengaku dimintai keterangan terkait jabatannya dulu di Pertamina, jauh sebelum menjadi menteri.
"Saya tidak bisa menjelaskan substansi diskusi," kata Sudirman Said waktu itu.
"Tetapi saya diminta keterangan sebagai Senior Vice President Kepala Integrated Supply Chain, PT Pertamina Persero pada tahun 2008-2009."
Dua Periode Waktu yang Diusut
Kasus Petral ini sendiri memang sedang jadi sorotan. Kejagung mengusut dugaan korupsi dengan menerbitkan dua surat perintah penyidikan atau sprindik. Anang Supriatna belum mau merinci detailnya, tapi dia memberi sedikit gambaran soal rentang waktu yang sedang dibongkar.
"Periodenya Kejaksaan Agung kan ada di 2008-2015," jelas Anang dalam kesempatan terpisah, Jumat (21/11/2025) lalu. "Dan kalau nggak salah ada dua, satu lagi periodenya ada sampai 2017, kalau saya tidak salah."
Jadi, apa hubungannya dengan kasus lain? Ternyata, penyelidikan ini merupakan pengembangan dari kasus korupsi tata kelola minyak mentah yang sudah bergulir di pengadilan. Beberapa terdakwa di kasus lama itu bahkan sudah dimintai keterangan sebagai saksi untuk kasus Petral.
Namun begitu, Anang tak menyebut nama-nama mereka. "Ada beberapa sebagian dijadikan saksi. Saya nggak hafal ya, banyak itu," tuturnya. "Kan lihat periodisasinya, nanti jabatan akan berkaitan gitu."
Nah, dengan diperiksanya kembali Sudirman Said, penyidikan kasus ini tampaknya makin digenjot. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.
Artikel Terkait
Persib Keok di Banten, Puncak Klasemen Terancam Borneo FC
Penembakan di Situs Teotihuacan Tewaskan Turis Kanada, Pelaku Bunuh Diri
PKB Jakarta Barat Gencar Turun ke Lapangan dan Sasar Pemilih Muda
Gubernur Banten Ambil Alih Perbaikan Jalan Desa yang Rusak Puluhan Tahun di Pandeglang