Rico menambahkan, Noe akan memberikan dukungan pemikiran strategis untuk memperkuat kebijakan pertahanan nasional. Tugasnya tentu sesuai dengan porsi kelembagaan yang berlaku.
Di sisi lain, dasar pengangkatan para ahli ini adalah Keputusan Ketua Harian DPN. Mereka berasal dari beragam latar belakang ilmu. Posisinya pun bervariasi, mulai dari Tenaga Ahli Utama, Madya, hingga Muda. Nantinya, mereka akan tersebar di kedeputian yang menangani hal-hal besar: Geoekonomi, Geopolitik, dan Geostrategi. Posisi-posisi krusial, memang.
Jadi, inilah babak baru bagi Noe Letto. Dari panggung musik, kini ia masuk ke dalam arena pemikiran strategis pertahanan negara. Sebuah transisi yang menarik untuk diikuti.
Artikel Terkait
Studi Ungkap Dampak Ekonomi Ramadan: Harga Pangan Naik, Produksi Industri Turun
BI Ingatkan Bahaya Tukar Uang di Pinggir Jalan, Ajak Masyarakat Gunakan Layanan Resmi
BRIN Temukan Mikroplastik di Kedalaman 2.450 Meter di Jalur Arus Lintas Indonesia
HNW: Ramadan Momentum Perkuat Iman, Ilmu, dan Amal untuk Keunggulan Umat