Pencarian korban pesawat yang jatuh di Gunung Bulusaraung akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu jenazah pria di kawasan pegunungan itu, tepatnya di wilayah Kabupaten Pangkep, Sulsel. Yang menarik, penemu pertama bukanlah personel SAR, melainkan seorang warga lokal bernama Arman yang ikut membantu dalam operasi pencarian.
Arman, 38 tahun, mengaku menemukan korban sekitar pukul dua siang. Lokasinya sangat berbahaya, di sebuah jurang yang menurut catatan tim SAR kedalamannya mencapai 200 meter.
"Saya temukan jenazah di bawah gunung, tebing," ujarnya saat ditemui di Desa Tompobulu, Balocci.
Ia melanjutkan, jenazah pria itu masih dalam kondisi utuh dan terlihat tengkurap, menghadap ke dasar jurang. Suasana di lokasi penemuan digambarkan cukup mencekam.
Tak hanya jenazah, Arman juga melihat sejumlah barang pribadi yang berserakan di sekitar lokasi. Sayangnya, hampir semuanya sudah rusak parah. Barang-barang elektronik seperti ponsel dan laptop hancur, tak bisa dikenali lagi.
"Ada banyak ATM, paspor, HP dan 2 laptop, pakaian yang sudah rusak. Tidak diambil karena hancur," katanya.
Ia juga menemukan sepotong KTP, meski tak yakin itu milik siapa. Beberapa kartu ATM bahkan terlihat terpotong-potong, menunjukkan kerasnya dampak kejadian. Temuan ini menjadi titik terang, meski pahit, dalam upaya evakuasi yang masih terus berlanjut.
Artikel Terkait
Polisi Papua Imbau Pedagang Tak Timbun MinyaKita, Pasokan 90.000 Liter Tiba di Jayapura
PDIP Khawatirkan Munculnya Tuntutan Reformasi Jilid II Akibat Revisi UU Polri
Mantan Pengurus Perbakin Surabaya Diduga Lecehkan Atlet Remaja 15 Tahun hingga Enam Kali
Pemerintah Dorong Harga Cabai di Tingkat Petani Kembali ke Level Wajar