SLEMAN Kekalahan memang selalu meninggalkan bekas. Pasca-tumbang 0-1 dari PS Barito Putera di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Sabtu (11/4/2026) lalu, suasana di kamp PSS Sleman terasa berbeda. Direktur Teknik mereka, Pieter Huistra, tak menampik ada penurunan semangat yang ia tangkap dari anak asuhnya.
Kekalahan itu memutuskan rekor apik empat kemenangan beruntun Laskar Sembada di Grup B Pegadaian Championship 2025/2026. Nah, dampaknya langsung terasa. Saat memantau latihan di Lapangan Pakembinagun, Selasa (14/4) kemarin, Huistra melihat sendiri gelagatnya. Tim terlihat sedikit kehilangan percikan.
Tapi, kata dia, tak ada waktu untuk berlama-lama meratapi keadaan. Manajemen sudah memberi instruksi agar skuad langsung fokus. Targetnya jelas: mempertahankan puncak klasemen.
"Secara mental tim memang sedikit menurun, namun kami tidak punya waktu untuk larut. Kami harus segera bangkit karena tiga laga besar sudah menanti, sehingga seluruh tim dan elemen klub harus siap menghadapi tantangan ke depan,"
Demikian penjelasan Huistra yang dikutip dari rilis resmi klub.
Artikel Terkait
Prabowo dan Macron Gelar Pertemuan Bilateral di Istana Elysee
Prabowo dan Macron Bahas Kemitraan Strategis di Bidang Pertahanan dan Energi di Paris
AS dan Iran Siap Lanjutkan Perundingan Damai di Islamabad Meski Ketegangan Masih Tinggi
Tiket Indonesia Open 2026 Dibanderol Mulai Rp40.000, Panitia Targetkan Penonton Ramai