Hujan tak henti-hentinya mengguyur Jakarta sejak malam tadi. Akibatnya, air mulai merendam sejumlah permukiman warga. Menurut laporan terbaru BPBD DKI, per jam sembilan pagi ini, genangan sudah menjangkau 35 RT di Ibu Kota.
Tak cuma itu, lalu lintas pun ikut terganggu. Ada 23 ruas jalan yang terendam, membuat perjalanan di beberapa titik macet total.
Kalau dirinci, wilayah Jakarta Barat jadi yang paling parah terdampak. Di sini, 17 RT terendam, terutama di Kedaung Kali Angke dengan ketinggian air yang cukup mengkhawatirkan, mencapai 45 hingga 60 sentimeter. Rawa Buaya, Jelambar, dan Tegal Alur juga tak luput.
Jakarta Pusat menyusul dengan 13 RT yang tergenang, semuanya terkonsentrasi di Kelurahan Serdang. Sementara di Utara dan Timur, genangan lebih tersebar. Ancol dan Pademangan Barat di Utara, serta Cakung Barat dan Rawa Terate di Timur, juga ikut kebagian.
Kondisi jalan-jalan pun memprihatinkan. Beberapa titik bahkan tak bisa dilalui kendaraan biasa. Seperti di Jalan Karang Bolong Raya, Ancol, air setinggi 70 cm. Atau di Jalan Jembatan Tiga Raya, Penjaringan, yang mencapai 60 cm. Wilayah lain seperti Kelapa Gading, Pluit, dan Cengkareng juga dilaporkan tergenang dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 15 cm hingga 50 cm.
Menyikapi hal ini, BPBD DKI sudah bergerak. Personel dikerahkan untuk memantau langsung kondisi di lapangan.
"Kami berkoordinasi dengan Dinas SDA, Bina Marga, dan Gulkarmat untuk melakukan penyedotan. Tali-tali air juga dicek agar berfungsi baik, bekerja sama dengan lurah dan camat," jelas pernyataan resmi mereka.
Tak lupa, persiapan logistik dasar bagi warga yang terdampak juga disiapkan. Targetnya, genangan ini bisa surut dengan cepat.
Sebelumnya, situasi memang sudah mulai terlihat sejak pagi buta. Pada pukul tujuh pagi, tercatat 16 RT dan 10 ruas jalan yang terendam. Artinya, dalam dua jam, area genangan meluas cukup signifikan. Hujan yang masih turun rintik-rintik dikhawatirkan akan memperlambat proses penurunan air ini.
Artikel Terkait
Prancis Tuding Hezbollah Serang Pasukan PBB di Lebanon, Satu Tentara Tewas
Polda Sumsel Amankan 163 Tersangka dan 7,2 Kg Sabu dalam Pengungkapan Jaringan Narkoba Lintas Wilayah
Gunung Semeru Erupsi, Status Siaga Level III dan Zona Bahaya Dipertegas
Ketua Umum TP PKK Pusat Dukung Minyak Kemiri Belu Jadi Produk Unggulan dan Potensi Ekspor