Sastra Taklukkan Tekanan Bangkok, Persembahkan Emas ke-26 untuk Indonesia

- Sabtu, 13 Desember 2025 | 18:15 WIB
Sastra Taklukkan Tekanan Bangkok, Persembahkan Emas ke-26 untuk Indonesia

BANGKOK Kontingen Indonesia kembali meraih emas di SEA Games 2025. Kali ini, kabar gembira datang dari arena judo, lewat perjuangan atlet putra I Made Sastra di kelas -90 kilogram. Medali ini adalah yang ke-26 untuk Indonesia di ajang regional tersebut.

Perjalanan Sastra ke podium tertinggi sama sekali tidak mudah. Di partai penentuan, dia harus berhadapan dengan atlet tuan rumah, Wei Puyang dari Thailand. Pertarungan berlangsung sengit sejak detik pertama. Intensitasnya tinggi, tekanan dari sorak sorai pendukung Thailand pun terasa mencekam. Namun, Sastra berhasil menjaga fokus dan konsistensinya. Dia bertahan, lalu menemukan momentum tepat untuk memastikan kemenangan.

“Pertandingan yang sangat berat,” ujar Sastra usai pertandingan, seperti dikutip dari keterangan resmi.

“Lawan saya kuat dan didukung penuh oleh penonton. Saya hanya fokus pada teknik dan arahan pelatih. Alhamdulillah, hasilnya maksimal.”

Pencapaian ini tentu sangat berarti bagi Sastra secara pribadi. Di sisi lain, emas ini juga memperkuat kontribusi cabang judo bagi Indonesia. Sejak dulu, judo kerap menjadi penyumbang medali andalan, dan kali ini mereka kembali menepati janji.

Dengan tambahan ini, koleksi medali sementara Indonesia terus membengkak: 26 emas, 33 perak, dan 25 perunggu. Tapi, perjalanan masih panjang. SEA Games 2025 baru akan berakhir pada 20 Desember nanti. Masih banyak nomor final dari berbagai cabang yang belum dipertandingkan, jadi peluang untuk menambah pundi-pundi masih terbuka lebar.

Momentum positif ini harus dijaga. Setiap cabang diharapkan bisa saling menopang. Apalagi, target yang dibebankan pemerintah tidak main-main: 80 medali emas. Angka itu jadi acuan sekaligus motivasi bagi seluruh atlet dan ofisial yang turun.

Sebagai penyemangat, pemerintah juga menyiapkan bonus Rp1 miliar untuk setiap medali emas yang diraih. Insentif ini diharap bisa memberi dorongan ekstra.

Kembali ke I Made Sastra, keberhasilannya bukan sekadar angka. Ini adalah bukti ketangguhan mental atlet Indonesia di bawah tekanan. Dan yang pasti, emas ke-26 ini menjaga asa Indonesia untuk bertengger di papan atas klasemen akhir SEA Games 2025.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar