Di rumah dinasnya di Jalan Widya Candra, Jakarta, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian berbicara kepada wartawan pada Sabtu (17/1/2026). Cuaca siang itu tampak mendung, seolah mencerminkan situasi di Sumatera. Tito menyampaikan kabar penting: pemerintah akan segera memproses Transfer Keuangan Daerah (TKD) untuk tiga provinsi yang porak-poranda diterjang bencana.
“Saya maunya minggu depan sudah ditransfer,” tegas Tito. Suaranya terdengar lugas. “Ini kan hari Sabtu, nggak masuk kerja, toh? Hari Senin berarti. Minggu, ya Senin mulai proses koordinasi.”
Rencananya, koordinasi akan dilakukan antara Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, dengan Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Astu Kolani. Targetnya jelas: dana harus segera cair.
Menurut Tito, besaran anggaran TKD untuk semua kabupaten dan kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akan disamakan dengan angka di tahun 2025, sebelum ada pemotongan atau efisiensi. Jadi, tidak akan ada pengurangan anggaran untuk ketiga wilayah itu di tahun ini.
“Tapi kalau seandainya yang TKD-nya 2026 itu lebih tinggi daripada yang efisiensi 2025, ya kita pakai yang 2026,” ucapnya. Logikanya sederhana: daerah membutuhkan instrumen keuangan yang cukup kuat untuk menangani dampak bencana. “Karena salah satu yang dibutuhkan mereka itu tentunya adalah anggaran,” tambahnya.
Artikel Terkait
Menteri KKP Konfirmasi Tiga Stafnya Ada di Pesawat yang Diduga Jatuh di Maros
Menteri Trenggono Berduka, Tiga Staf KKP Jadi Penumpang Pesawat yang Hilang Kontak di Maros
Serpihan Diduga Pesawat ATR Ditemukan Pendaki di Lereng Bulusaraung
Polres Kampar Gerebek Tambang Galian C Ilegal di Tapung, Tiga Orang Diamankan