Konflik di Timur Tengah kini memasuki hari kelima. Situasinya semakin memanas setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran, atau IRGC, mengklaim telah melancarkan serangan rudal besar-besaran. Menurut mereka, sekitar 40 rudal ditembakkan ke arah target-target milik Amerika Serikat dan Israel pada Rabu (4/3) lalu.
Pernyataan resmi IRGC disiarkan langsung oleh televisi pemerintah. "Beberapa jam yang lalu, gelombang ke-17 operasi 'Honest Promise 4' dilakukan dengan peluncuran 40 rudal oleh pasukan udara Korps Garda Revolusi Islam, menuju target-target Amerika dan Zionis," begitu bunyi pengumuman itu, seperti dilaporkan Al Arabiya. Sayangnya, tidak ada detail lebih lanjut yang diberikan soal lokasi atau dampak serangan tersebut.
Serangan balasan Iran ini tentu bukan tanpa sebab. Semuanya berawal dari serangkaian serangan udara Israel dan AS yang mengguncang Iran sejak Sabtu (28/2) pekan lalu. Aksi itu langsung memicu pembalasan yang sengit dari Teheran.
Artikel Terkait
Tim Hukum Yaqut Pertanyakan Keabsahan Kerugian Negara Rp 622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji
Gubernur Jabar Siapkan Saluran Darurat untuk Warga di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Guardiola: Kualifikasi Liga Champions Lebih Pentin daripada Gelar Premier League
Anggota DPR Apresiasi Polda Riau Bongkar Sindikat Perburuan Gajah Sumatera