"Sebagai warga Kota Pekanbaru, saya ingin bersilaturahmi langsung dengan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat," imbuhnya lagi.
Harapannya jelas. Silaturahmi yang terbangun harus berkelanjutan, bukan seremonial belaka. Dengan hubungan yang baik, tercipta situasi kamtibmas yang kondusif. Di sisi lain, kepedulian terhadap penghijauan dan kebersihan lingkungan juga diharapkan tumbuh bersama.
Nampaknya, gerakan ini disambut positif. Tokoh masyarakat, pemuda, dan warga yang hadir terlihat akrab dan bahagia. Suasana kekeluargaan itu yang mungkin jadi kunci polisi dan masyarakat duduk sama rendah, berdiri sama tinggi, membicarakan hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Gerakan Subuh Berjemaah ini, jika konsisten, bisa jadi contoh. Pendekatan yang humanis, jauh dari kesan kaku, seringkali lebih efektif menyentuh hati. Dan dari hati, biasanya lahir niat tulus untuk bekerja sama menjaga kampung halaman.
Artikel Terkait
Menteri KKP Konfirmasi Tiga Stafnya Ada di Pesawat yang Diduga Jatuh di Maros
Menteri Trenggono Berduka, Tiga Staf KKP Jadi Penumpang Pesawat yang Hilang Kontak di Maros
Serpihan Diduga Pesawat ATR Ditemukan Pendaki di Lereng Bulusaraung
Polres Kampar Gerebek Tambang Galian C Ilegal di Tapung, Tiga Orang Diamankan