Tapi, prosesnya tak bisa instan. Menurut Gus Ipul, pihaknya masih berkoordinasi ketat dengan para bupati dan walikota di Aceh. Tujuannya satu: memastikan data penerima bantuan itu akurat dan tepat sasaran.
“Kami ini menyalurkan santunan bergantung pada data yang diajukan oleh bupati maupun walikota,” jelasnya.
Di sisi lain, ada juga bantuan lain yang sedang dipersiapkan. Menjelang Ramadan, Kemensos menyiapkan paket berisi kelambu, sarung, mukena, dan sajadah. Masing-masing jenisnya ada 1.000 paket. Rencananya, semua paket ini akan diserahkan ke Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, untuk kemudian dibagikan ke tangan warga.
Selain itu, upaya penanganan di lapangan terus berjalan. Kemensos diketahui masih mengoperasikan dapur umum dan mendukung logistik di beberapa titik bencana. Koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari Kementerian Dalam Negeri, DPR RI, BNPB, hingga pemerintah daerah, juga digencarkan. Tujuannya agar bantuan sosial pascabencana ini benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan dan membantu pemulihan kehidupan warga Aceh.
Artikel Terkait
Megawati Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei
Mendikdasmen Ajukan ABT Rp 181 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi
Hasan Wirajuda Ingatkan Syarat Mediasi: Niat Baik Tak Cukup, Harus Ada Penerimaan Kedua Pihak
Persija Tertahan Imbang Borneo, Peluang Kejar Persib Makin Tipis