Persija Tertahan Imbang Borneo, Peluang Kejar Persib Makin Tipis

- Rabu, 04 Maret 2026 | 05:00 WIB
Persija Tertahan Imbang Borneo, Peluang Kejar Persib Makin Tipis

Kembali bermain di Jakarta International Stadium, Persija Jakarta harus puas dengan satu angka. Mereka ditahan imbang 2-2 oleh Borneo FC, Selasa malam lalu. Rasa kecewa jelas terasa, terutama bagi sang kapten, Rizky Ridho.

"Sayang sekali kita harus buang-buang poin lagi di kandang. Semuanya tentu kecewa dengan hasil ini," ujar Ridho, seperti dilaporkan Antara.

Padahal, dalam laga pekan ke-24 BRI Liga 1 itu, Macan Kemayoran sempat dua kali unggul. Gustavo Almeida membuka keunggulan jelang turun minum, tepatnya di menit ke-46. Tapi, keunggulan itu sirna setelah Juan Villa menyamakan kedudukan di menit 62.

Semangat tim ibu kota sempat bangkit lagi. Tendangan keras Fabio Calonego di menit ke-75 membawa mereka memimpin 2-1. Stadion bergemuruh. Namun, harapan untuk meraih kemenangan penuh pupus di detik-detik akhir. Ikhsan Zikrak, pemain Borneo, menjadi penyerang mimpi buruk dengan mencetak gol penyama kedudukan di menit 90 4. Hanya hitungan detik yang tersisa.

Ini sudah jadi hasil minor keempat bagi Persija di kandang sendiri. Yang lebih menyakitkan, dua dari hasil imbang itu terjadi dalam tiga laga kandang terakhir mereka. Momentum sepertinya sulit diraih.

Di sisi lain, peluang untuk mengejar puncak klasemen juga terlewatkan. Persib Bandung, sang pemuncak, juga hanya meraih satu poin setelah ditahan imbang Persebaya. Tapi, situasinya tetap tak menguntungkan untuk Ridho dan kawan-kawan.

Persija kini tertahan di peringkat kedua dengan 51 poin, terpaut tiga angka dari Persib. Dan Persib masih punya satu jatah pertandingan yang belum dimainkan. Jaraknya bisa makin jauh.

Ridho mencoba menganalisis akar masalah. Menurutnya, konsentrasi yang buyar di menit-menit krusial jadi biang kerok.

"Ya tentunya jarang clean sheet karena kita kebobolan juga di menit-menit akhir dan pertengahan mungkin kita harus lebih fokus lagi," katanya.

"Dan harus konsentrasi lebih lagi. Karena mungkin kesalahan individu kita sendiri yang mengakibatkan kita kebobolan. Jadi ke depannya agar lebih baik lagi. Dan mengikuti apa yang diinstruksikan pelatih dengan baik dan disiplin," tambahnya.

Meski begitu, harapan belum padam. Masih ada sepuluh laga tersisa sebelum musim berakhir. Bagi sang kapten, itu adalah sepuluh final yang harus dimenangkan.

"Asa kita menjadi juara masih belum tertutup. Kita akan fight terus di setiap pertandingan karena 10 atau 11 laga sisa besok adalah semuanya final," tegas bek timnas yang telah tampil 47 kali untuk Garuda itu.

Ujian berikutnya sudah menunggu. Persija akan menjamu Dewa United Banten pada 15 Maret mendatang. Laga itu menjadi penutup sebelum kompetisi libur untuk menyambut Idulfitri. Bagi Ridho dan skuat, tak ada pilihan selain bangkit dan memburu tiga poin.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar