Puluhan siswa terlibat dalam aksi pembegalan terhadap pelajar lain di Jalan Malaka IV, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu, 10 Juni 2026. Peristiwa itu tidak hanya merampas sepeda motor korban, tetapi juga diwarnai pengeroyokan di tengah jalan saat korban tengah dalam perjalanan pulang sekolah.
Seorang warga sekitar bernama Simon, 33 tahun, mengaku melihat langsung kejadian tersebut. Ia menyaksikan korban yang datang dari arah berlawanan tiba-tiba dihentikan dan dikeroyok oleh sekelompok pelajar.
"Iya pelajar pelaku sama korbannya, korban dari arah sana terus saya lihatnya udah di pinggir lagi dibegal gitu," kata Simon kepada Antara.
Aksi pembegalan itu terekam kamera warga dan videonya menyebar luas di media sosial. Dalam rekaman, suasana tampak mencekam ketika dua pelajar yang hendak pulang sekolah dihadang oleh kelompok pelajar lain. Tanpa banyak bicara, para pelaku langsung melancarkan pengeroyokan di tengah jalan raya.
Warga yang melihat keributan awalnya mengira insiden tersebut merupakan tawuran antarpelajar. Beberapa di antaranya bahkan sempat berusaha melerai. Namun, setelah mendekati lokasi, mereka baru menyadari bahwa peristiwa itu adalah aksi pembegalan.
Simon mengaku sempat terkejut karena kejadian berlangsung sangat cepat sehingga warga kesulitan menghentikan aksi para pelaku. "Kami awalnya mengira itu tawuran pelajar. Setelah didekati ternyata korban sedang dikeroyok dan motornya dibawa kabur," ujarnya.
Akibat serangan tersebut, salah satu siswa mengalami luka berat pada bagian tangan dan kepala. Korban segera dilarikan untuk menjalani perawatan medis. Sementara itu, satu korban lainnya berhasil menyelamatkan diri meskipun mengalami trauma akibat kejadian itu. Simon berharap aparat kepolisian segera mengusut kasus tersebut dan menangkap para pelaku.
Artikel Terkait
Kesaksian Korban Pembobolan Rp1,2 Miliar: Terapis Curi Kartu ATM dari Casing Ponsel
Machine Gun Kelly Sakit Keras dan Kulit Menguning Akibat Proses Blackout Tattoo Berbulan-bulan
Anak 6 Tahun di Jakarta Pusat Diduga Korban Perundungan hingga Tersengat Listrik
Bupati Sukabumi Apresiasi Program Bedah Rumah Kementerian Imipas, Targetkan 24 Unit Layak Huni