PT Mayora Indah Tbk (MYOR) membukukan laba bersih Rp1,70 triliun pada semester I-2026. Raihan ini melonjak 46,55 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,16 triliun, didorong oleh keuntungan selisih kurs.
Dengan pencapaian tersebut, laba per saham ikut terkerek menjadi Rp77 dari sebelumnya Rp52 per saham. Sementara itu, pendapatan perseroan naik tipis 0,70 persen menjadi Rp17,92 triliun dari Rp17,79 triliun pada semester I-2025.
Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis, kontribusi pendapatan terbesar berasal dari segmen makanan olahan yang mencapai Rp11,21 triliun, disusul minuman olahan sebesar Rp8,09 triliun. Di sisi lain, beban pokok penjualan turun 5,1 persen menjadi Rp13,30 triliun, sementara beban usaha meningkat menjadi Rp2,03 triliun.
Hingga akhir Juni 2026, total aset MYOR tercatat Rp28,52 triliun, menurun dibandingkan periode sebelumnya. Jumlah liabilitas juga turun menjadi Rp10 triliun, dengan ekuitas mencapai Rp18,44 triliun.
Artikel Terkait
Laba Alfamart Tembus Rp2,02 Triliun di Semester I, Didorong Ekspansi Gerai
Laba Bersih Erajaya Melonjak 38 Persen di Semester I 2026
BNI Catat Laba Bersih Rp10,8 Triliun pada Semester I-2026, Kredit Tumbuh 24,4 Persen
Pendapatan SSIA Melonjak 58,8% di Semester I-2026, Laba Bersih Tembus Rp262,6 Miliar