Area yang terdampak cukup luas, mencapai lebih dari 3.400 meter persegi. Situasinya dinilai sudah gawat. Jalan desa yang sempat dilaporkan retak kini benar-benar tertutup, tak bisa dilalui lagi.
Plt Kalaksa BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi, menegaskan situasi darurat ini.
"Ini sudah parah. Banyak rumah warga mengalami rusak berat. Masyarakat kami minta untuk segera mengosongkan lokasi tersebut karena selain muncul retakan tanah, wilayah ini juga sangat rawan longsor jika hujan turun," jelasnya, Sabtu (17/1/2026).
Imbauan pun disampaikan. Warga diharap tetap waspada, menjauhi titik-titik rawan, dan segera melaporkan jika ada pergerakan tanah susulan. Ancaman longsor masih mengintai, terutama jika hujan datang lagi.
Artikel Terkait
Bus TransJakarta Ricuh Diduga Ada Aksi Mesum, Dua Pria Ditangkap
Dua Pak Ogah Viral di Outer Ring Road Diamankan Polisi Kurang dari Sehari
Wakil Ketua MPR Dorong RUU Perubahan Iklim, Belajar dari Pengalaman UEA
Malam Mencekam di Maros, 400 Personel Buru Pesawat IAT yang Hilang Kontak