Hujan deras yang mengguyur selama beberapa hari terakhir rupanya membawa dampak serius bagi Desa Sana Daya di Pamekasan. Tanah di sana tak lagi diam. Ia bergerak pelan namun pasti, mengancam rumah-rumah warga di dua dusun: Barat Gunung dan Paseset Timur.
Menurut keterangan BPBD setempat, kombinasi hujan tinggi dan kondisi tanah yang memang labil jadi pemicu utamanya. Akibatnya, pergerakan tanah itu terus berlanjut dan merusak apa yang dilaluinya.
Di Dusun Barat Gunung, tiga rumah terkena imbas. Salah satunya milik Moh Ali Hosnan. Bagian dapur rumahnya nyaris terpisah, diterkam retakan menganga sepanjang 35 meter. Lebarnya mencapai 15 meter dengan kedalaman yang cukup untuk membuat siapapun merinding: sekitar satu setengah meter.
Namun begitu, kerusakan yang lebih parah justru terjadi di Dusun Paseset Timur. Di sini, setidaknya 13 rumah warga terdampak. Kalau dihitung total dari kedua dusun, ada sepuluh bangunan yang rusak berat. Keadaan itu memaksa 13 kepala keluarga terpaksa meninggalkan rumah mereka, mengungsi untuk sementara waktu.
Artikel Terkait
Menteri Kehutanan Murka, 15 Tersangka Kasus Gajah Sumatera Dimutilasi di Riau
Prabowo Jelaskan Alasan Indonesia Tetap di Board of Peace di Tengah Desakan MUI
Pemerintah Siap Evakuasi 15 WNI dari Teheran Lewat Jalur Darat ke Azerbaijan
Iran Tutup Selat Hormuz, 20% Pasokan Minyak Global Terancam