Awalnya, korban sama sekali tidak curiga. Dia cuma merasa ada cairan mengenai pakaiannya dari belakang. “Dikira AC yang menetes,” jelas AKBP Onkoseno.
Suasana langsung ricuh. Kondektur bus, bersama beberapa penumpang yang geram, langsung bergerak mengamankan dua pria yang diduga pelaku. Mereka tidak bisa berkutik.
Tak lama kemudian, kedua pria itu diserahkan ke polisi untuk diproses. Dari geladak bus Transjakarta, perjalanan mereka berlanjut ke kantor polisi. Sekarang, kasusnya sudah masuk tahap penyidikan.
Onkoseno menegaskan, tindakan semacam ini sangat meresahkan. Ruang publik, apalagi transportasi umum, harusnya jadi tempat yang aman bagi semua orang. “Kami imbau siapa saja yang melihat hal serupa untuk segera melapor,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Indonesia Siapkan Prabowo Jadi Mediator Iran-AS, Tunggu Izin Kedua Pihak
Cap Go Meh Bogor: Pawai Ke-24 Jadi Simbol Toleransi dan Penggerak Ekonomi
Karyawan Toko Rempah Tersangka Pembunuhan Sadis Majikan di Cisarua
Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Luwu Timur, Belum Ada Laporan Dampak