Awalnya, korban sama sekali tidak curiga. Dia cuma merasa ada cairan mengenai pakaiannya dari belakang. “Dikira AC yang menetes,” jelas AKBP Onkoseno.
Suasana langsung ricuh. Kondektur bus, bersama beberapa penumpang yang geram, langsung bergerak mengamankan dua pria yang diduga pelaku. Mereka tidak bisa berkutik.
Tak lama kemudian, kedua pria itu diserahkan ke polisi untuk diproses. Dari geladak bus Transjakarta, perjalanan mereka berlanjut ke kantor polisi. Sekarang, kasusnya sudah masuk tahap penyidikan.
Onkoseno menegaskan, tindakan semacam ini sangat meresahkan. Ruang publik, apalagi transportasi umum, harusnya jadi tempat yang aman bagi semua orang. “Kami imbau siapa saja yang melihat hal serupa untuk segera melapor,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Hassan Wirajuda Soroti Syarat Kunci Mediasi Damai: Penerimaan Para Pihak yang Bertikai
Prabowo Bahas Dampak Serangan AS-Israel ke Iran dalam Forum Tertutup dengan Mantan Kepala Negara
Pegawai Toko di Cisarua Tewaskan Majikan Pasutri dengan Golok dan Senapan
Negara-Negara Arab dan Barat Serentak Kecam Serangan Balasan Iran di Timur Tengah