Awalnya, korban sama sekali tidak curiga. Dia cuma merasa ada cairan mengenai pakaiannya dari belakang. “Dikira AC yang menetes,” jelas AKBP Onkoseno.
Suasana langsung ricuh. Kondektur bus, bersama beberapa penumpang yang geram, langsung bergerak mengamankan dua pria yang diduga pelaku. Mereka tidak bisa berkutik.
Tak lama kemudian, kedua pria itu diserahkan ke polisi untuk diproses. Dari geladak bus Transjakarta, perjalanan mereka berlanjut ke kantor polisi. Sekarang, kasusnya sudah masuk tahap penyidikan.
Onkoseno menegaskan, tindakan semacam ini sangat meresahkan. Ruang publik, apalagi transportasi umum, harusnya jadi tempat yang aman bagi semua orang. “Kami imbau siapa saja yang melihat hal serupa untuk segera melapor,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Oknum ASN Tebang Pohon di Jalan Iskandar Muda, Hukuman Disiplin Segera Dijatuhkan
Genangan 7 Hari, 7 Rumah Ambruk di Tengah Banjir Desa Idaman
Tragis di Jalan Sabilillah, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk yang Berhenti
21 Keluarga di Kalideres Segera Direlokasi ke Rusunawa Jelang Ramadan