Komite Nobel Norwegia akhirnya angkat bicara. Mereka merespons langkah mengejutkan dari politikus oposisi Venezuela, Maria Corina Machado. Apa pasal? Machado baru saja menghadiahkan medali Nobel Perdamaian miliknya yang ia terima tahun 2025 lalu kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Pertemuan mereka berlangsung di Gedung Putih, Kamis lalu. Dalam pertemuan itu, Machado menyerahkan medali yang sudah dibingkai rapi. Trump, yang sejak dulu dikenal sangat ingin mendapat Nobel Perdamaian, tampak sumringah sekali. Senyumnya lebar.
"Ini isyarat yang luar biasa dari rasa saling menghormati," ujar Trump memuji.
Tapi, tentu saja, langkah Machado ini tidak diterima semua orang. Banyak yang mengkritik. Latar belakangnya politis banget. Sebagian pengamat melihat ini sebagai upaya Machado mendekati Trump, setelah AS turun tangan menggulingkan dan menangkap pemimpin Venezuela, Nicolas Maduro, lewat operasi militer mendadak awal Januari kemarin.
Nah, bagaimana tanggapan sang pemberi penghargaan?
Artikel Terkait
Mantan Jenderal Soroti Peran Intelijen di Balik Serangan AS-Israel ke Iran
Prabowo Kumpulkan Mantan Presiden dan Parpol Bahas Antisipasi Krisis Global
Presiden Prabowo Undang Tokoh Senior Bahas Ancaman Krisis Timur Tengah
Bayi Perempuan Ditemukan Hidup di Tas Hitam Pasar Nalo, Ibu Kandung Ditangkap