"Jadi kita berangkatnya dari koper ini. Dari koper ini kita temukan, ini adalah sebuah cartridge untuk dimasukkan di vape electric. Itu sebanyak 6 bungkus plastik yang masing-masing berjumlah 500. Jadi kalau dikali 6, sudah ada di sini 3.000 cartridge," jelas Aldrin pada Jumat (16/1).
Cairan Misterius dan Bahaya Etomidate
Tak cuma cartridge kosong, operasi ini juga menyita satu jerigen besar berisi cairan bening. Diduga, itu adalah liquid narkoba jenis etomidate dengan volume hampir 5 liter. Untuk memastikannya, sampel kecil langsung dikirim ke Puslab BNN di Lido.
Aldrin tak main-main memperingatkan bahaya zat ini. Efeknya mengerikan.
"Jadi efeknya itu ya, bisa memberikan efek anestesi, menekan sistem saraf otak, gangguan pernapasan, potensi ketergantungan. Kejang, koma," tuturnya.
Menurutnya, pemakaian jangka panjang bisa merusak organ vital seperti hati dan ginjal. Bahkan, ujung-ujungnya bisa berakibat fatal: kematian. Sungguh sebuah bisnis yang memperdagangkan nyawa.
Artikel Terkait
Macet Parah, Puncak Pagi Ini Diterapkan Sistem Satu Arah Penuh
Nobel Perdamaian Dihadiahkan ke Trump, Komite Nobel Tegaskan: Penerima Asli Tak Bisa Diubah
Aksi Tak Senonoh di Bus Transjakarta Berakhir di Kantor Polisi
Pekanbaru Luncurkan Lapangan Soccer Gratis Berstandar Internasional