Suasana di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur mungkin belum sepenuhnya tenang. Pasca insiden adu jotos antara seorang guru dan siswanya, jalan yang ditempuh justru mengarah ke kantor polisi. Agus Saputra, sang guru bahasa Inggris itu, telah melaporkan dugaan penganiayaan ke Polda Jambi.
Laporannya dibuat pada Kamis malam lalu. Didampingi kakaknya, Nasir, Agus menjalani pemeriksaan yang cukup panjang.
"Kita bikin laporan tentang kasus pengeroyokan yang dilakukan siswa. Kondisi adik saya masih pusing, tadi di-BAP dari jam 4 sore, baru selesai sekarang," ujar Nasir di lokasi.
Namun begitu, muncul suara lain yang mengajak semua pihak untuk berpikir ulang. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) justru mendorong penyelesaian di luar jalur hukum. Mereka khawatir dampaknya akan berlarut-larut.
"Lebih baik diselesaikan di luar jalur hukum, bisa mediasi dan musyawarah untuk menyelesaikan. Lingkungan sekolah biar kembali aman dan nyaman untuk belajar," kata Komisioner KPAI, Aris Adi Leksono.
Artikel Terkait
Hassan Wirajuda Soroti Syarat Kunci Mediasi Damai: Penerimaan Para Pihak yang Bertikai
Prabowo Bahas Dampak Serangan AS-Israel ke Iran dalam Forum Tertutup dengan Mantan Kepala Negara
Pegawai Toko di Cisarua Tewaskan Majikan Pasutri dengan Golok dan Senapan
Negara-Negara Arab dan Barat Serentak Kecam Serangan Balasan Iran di Timur Tengah