Usai prosesi shalat, perjalanan terakhir Syafiq Ali dilanjutkan. Jenazah dibawa ke Pemakaman Umum Sidotopo di Kelurahan Kedungsari. Wali Kota Magelang, Prasetyono, juga turut hadir mengantarkan kepergiannya. Proses pemakaman berlangsung dalam hening, hanya diterangi cahaya lampu dan doa-doa yang dibisikkan.
Mewakili pemerintah kota, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda, Catur Budi Fajar Sumarmo, menyampaikan harapannya. Ia berharap keluarga besar bisa ikhlas melepas kepergian Syafiq.
Ucapan Catur itu sekaligus menjelaskan alasan pemilihan lokasi pemakaman. Sidotopo dipilih agar lebih mudah dijangkau untuk ziarah oleh saudara almarhum. Malam pun semakin larut, mengakhiri satu episode duka yang panjang bagi keluarga Syafiq Ali.
Artikel Terkait
Maret 2026 Sajikan Libur Panjang 7 Hari Beruntun, Gabungan Nyepi dan Idulfitri
Kemendikbudristek Ajukan Tambahan Anggaran Rp181 Triliun, Bukan untuk Program Makan Bergizi Gratis
Gubernur Jabar Ungkap 42 Jembatan Kritis Butuh Perbaikan Segera
Dinding Rumah Ambruk di Kemang Bogor Akibat Hujan Lebat dan Angin Kencang