Kapolda Riau Serukan Generasi Digital Jadi Suara Gajah dan Hutan

- Kamis, 15 Januari 2026 | 21:10 WIB
Kapolda Riau Serukan Generasi Digital Jadi Suara Gajah dan Hutan

Ia lalu memaparkan data yang cukup mengkhawatirkan. Dari hamparan hutan Riau yang luasnya mencapai 5,6 juta hektare, degradasi terjadi secara masif. Herry, lulusan Akpol 1996 ini, menyebut hampir 75 persen atau sekitar 1,4 juta hektare hilang karena deforestasi dan kebakaran.

"Ini bukan sekadar angka, tapi ancaman nyata yang kita rasakan melalui banjir dan kabut asap," tegasnya. Ia mengajak para siswa mengingat kembali tragedi kabut asap tahun 2015-2016 yang sempat melumpuhkan aktivitas dan menutup bandara. Itu, katanya, adalah pengingat keras agar kesalahan sama tidak terulang.

Di sisi lain, Kapolda justru optimis. Ia memuji karakter anak muda zaman sekarang yang dianggapnya lebih cepat bertindak. Kecenderungan untuk langsung "action" ini, dipadu dengan kemampuan menyebar informasi lewat media sosial, bisa menjadi kunci perubahan besar bagi Bumi Lancang Kuning.

Menutup orasinya, pesannya sederhana tapi tegas. Mencintai alam dimulai dari mengakui kerusakan yang ada, lalu punya nyali untuk bergerak.

"Kalian adalah kunci perubahan. Jangan hanya bicara, tapi bertindaklah. Masa depan Riau ditentukan oleh sejauh mana kalian peduli pada hutan yang menjadi titipan anak cucu kita kelak,"

pungkas Herry Heryawan.

Acara YGPEA 2026 itu sendiri juga diramaikan oleh sejumlah tokoh seperti Rocky Gerung, Robet, dan Sherly Annavita. Mereka bersama-sama berkomitmen membangun kesadaran lingkungan bagi seribu pelajar perwakilan se-Provinsi Riau.


Halaman:

Komentar