Kabupaten Bogor sekarang menolak lagi menerima kiriman sampah dari Tangerang Selatan. Keputusan ini tentu bikin pusing Pemkot Tangsel, yang selama ini mengandalkan tempat pembuangan di sana. Lantas, apa sih rencana mereka buat ngatasin tumpukan sampah yang bisa menggunung ini?
Rupanya, ratusan ton sampah setiap harinya dikirim ke Bogor untuk diolah. Tapi, aliran itu sekarang terputus.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menjelaskan alasan di balik penghentian mendadak ini. Menurutnya, ada aktivitas pengolahan yang ketahuan nggak sesuai izin dan aturan lingkungan.
Sebelum mengambil langkah tegas, DLH Kabupaten Bogor sudah melakukan pengecekan. Mereka menyelidiki soal perizinan, dampak lingkungan, dan yang penting: apakah masyarakat sekitar setuju dengan keberadaan tempat pengolahan itu. Hasilnya? Nggak beres.
Yang menarik, dari pemeriksaan itu ketahuan kalau Pemkot Tangsel ternyata bekerja sama dengan sebuah perusahaan swasta untuk mengurus sampahnya. Nah, perusahaan inilah yang diduga belum memenuhi semua persyaratan izin yang diperlukan.
Artikel Terkait
Iran Tutup Langit, Penerbangan Air India Terpental dan Batal
Iran di Persimpangan: Protes, Nuklir, dan Ancaman Perang yang Menggantung
Bocah Tersesat di Cileungsi Dikembalikan ke Pangkuan Keluarga
Buruh Serukan UMP Rp 5,89 Juta, 685 Personel Amankan Dua Titik Demo