Di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Rabu siang (14/1/2026), suasana tampak cukup sibuk. Airlangga Hartarto, sang Menko Perekonomian, baru saja usai melakukan diskusi tertutup dengan pimpinan KPK. Topik utamanya? Rencana pemerintah membeli energi dari Amerika Serikat.
Menurut Airlangga, pertemuan itu intinya membahas penilaian risiko. "Kami sedang mempersiapkan Perpres dan Perpres sudah dievaluasi oleh KPK terkait dengan risk assessment-nya," ujarnya kepada para wartawan yang sudah menunggu.
Dia menjelaskan, masukan dari KPK soal risiko itu akan melengkapi dua Perpres yang sedang disiapkan pemerintah. Fokus penilaiannya cukup spesifik: mencegah praktik korupsi dalam mekanisme pembelian nanti.
"Ya risikonya mengenai mekanismenya saja," sebut Airlangga singkat.
Artikel Terkait
CFD Margonda Depok Lebih Sepi dan Fokus Olahraga Saat Ramadan
Persik Kediri Hadapi Persis Solo Tanpa Bek Andalan Kiko Carneiro
Kemenhaj Imbau 58 Ribu Jemaah Umrah Tetap Tenang di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Shell dan Pertamina Naikkan Harga BBM, Stok Shell di Jakarta Habis