Momen itu terjadi di tengah perayaan. Presiden Prabowo Subianto hadir dalam acara Malam Tahun Baru 2026 di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, untuk bertemu dengan warga terdampak banjir bandang. Suasana hangat, penuh harapan. Namun, ada sedikit kekeliruan yang justru bikin sorotan.
Alih-alih mengucapkan selamat tahun baru 2026, sang Presiden yang berusia 74 tahun itu kepleset lidah. Yang keluar dari mulutnya justru ucapan untuk lima tahun silam.
“Selamat tahun baru 2021,” ujarnya, tepat setelah ia mengecek jam tangannya yang menunjukkan pukul 00.00.
Lucunya, para hadirin justru menyambut dengan tepuk tangan riuh. Seolah tak ada yang salah, atau mungkin mereka paham itu sekadar salah ucap belaka. Acara yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden itu langsung mencatat momen jujur ini.
Tak butuh waktu lama, video itu pun viral. Dan kemudian, muncul perkembangan yang menarik. Versi siaran ulang atau video yang diunggah ulang menunjukkan bahwa bagian “tahun 2021” itu telah disensor dihilangkan suaranya atau dipotong. Sebuah intervensi digital yang justru mengundang tawa dan komentar.
Dua versi video pun beredar: satu menampilkan kekeliruan asli, dan satunya lagi yang sudah “dirapi”. Perbandingan keduanya jelas memperlihatkan upaya koreksi itu. Fenomena biasa di era digital, di mana sebuah slip of the tongue bisa dengan cepat diperbaiki, namun jejaknya tetap abadi di ingatan publik.
Artikel Terkait
Bupati Bone Resmi Buka Rakor GTRA 2026, Dorong Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Masyarakat
BMKG: Cuaca Makassar Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini, Tak Ada Potensi Hujan Signifikan
Dua Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Sidoarjo, Berawal dari Mobil Diduga Dikemudikan Sopir Mengantuk
Federasi Iran Klaim Jatah Tiket Piala Dunia 2026 Dicabut Sepihak, Suporter Terancam Gagal Nonton