Laporan terbaru dari PBB menyisakan duka yang dalam. Di tengah situasi yang disebut sebagai gencatan senjata, nyawa anak-anak di Gaza terus melayang. Fakta yang pahit ini disampaikan langsung oleh UNICEF, badan PBB yang fokus pada perlindungan anak.
Menurut keterangan yang diberikan di Jenewa, angka korbannya tak main-main. Setidaknya seratus anak terdiri dari sekitar 60 anak laki-laki dan 40 perempuan telah tewas di wilayah Palestina yang diduduki itu. James Elder, juru bicara UNICEF, tak bisa menyembunyikan kepedihannya saat menyampaikan data ini kepada para wartawan.
Elder dengan tegas menyebut pihak yang bertanggung jawab: aksi militer Israel. Kematian mereka, katanya, datang dari berbagai arah. Bukan cuma dari serangan udara konvensional, tapi juga dari pesawat tak berawak yang meluncur dari langit Gaza, tembakan tank, hingga helikopter tempur.
Artikel Terkait
Kota Kertabumi Lanjutkan Fase Kedua, Jawab Permintaan Hunian Eksklusif di Koridor Whoosh
Misbakhun Ajak Anak Muda Tingkatkan Literasi Digital di Ramadan
Wamendagri Minta Gubernur Kaltim Kaji Ulang Anggaran Mobil Dinas Rp8,5 Miliar
OUE REIT Pertimbangkan Penjualan Gedung Ikonik One Raffles Place di Singapura