Comeback BLACKPINK Pacu Saham YG Entertainment Naik 8 Persen

- Sabtu, 28 Februari 2026 | 11:00 WIB
Comeback BLACKPINK Pacu Saham YG Entertainment Naik 8 Persen

Setelah penantian panjang, BLACKPINK akhirnya kembali. Grup fenomenal itu merilis mini album baru bertajuk "DEADLINE" pada Jumat lalu, 27 Februari 2026. Rilis ini mengakhiri masa hiatus mereka yang berlangsung sekitar tiga tahun lima bulan, periode di mana masing-masing member sibuk dengan proyek solonya.

Hebohnya, comeback ini bukan cuma soal musik. Menurut laporan KBIZoom di hari berikutnya, gairah pasar langsung terasa. Saham agensi mereka, YG Entertainment, melonjak sekitar 8 persen pasca-rilis album. Angka itu jelas bukan kenaikan biasa; ia menunjukkan betapa kuatnya respons dunia terhadap kembalinya empat wanita ini.

Pada hari perdagangan yang sama, catatan saham YG bahkan menguat lebih dari 8 persen. Performa keuangan mereka sendiri sebenarnya sudah menunjukkan tren positif. Pendapatan di kuartal III tahun 2025 lalu disebut melonjak fantastis, mencapai 173,07 miliar KRW atau naik 107,2 persen. Comeback BLACKPINK seperti memberi suntikan adrenalin tambahan.

Di sisi lain, para member Lisa, Jennie, Rose, dan Jisoo baru saja menyelesaikan tur dunia yang sukses besar. Momen "DEADLINE" ini, oleh karena itu, terasa sangat spesial. Ia menandai babak baru setelah jeda, dan tentu saja disambut gegap gempita oleh Blink di seluruh penjuru dunia.

Album ini memang ditujukan untuk penggemar setia. Dengan narasi comeback yang kuat, "DEADLINE" berpotensi menjadi salah satu rilisan K-Pop paling berpengaruh di awal tahun 2026.

Lalu, seperti apa isi albumnya? "DEADLINE" menghadirkan lima lagu dengan karakter yang beragam.

Track utamanya, "GO", jadi pusat promosi. Lagu ini menghadirkan energi kuat dan aura percaya diri khas BLACKPINK, didukung vokal dan rap yang intens.

Kemudian ada "JUMP", single pra-rilis dengan beat dinamis dan kuat yang sudah lebih dulu dikenal fans.

Lagu ketiga, "Me and My", menawarkan nuansa retro dengan sentuhan hip-hop yang playful.

"Champion" hadir dengan tempo uplifting dan melodi yang membangkitkan semangat.

Terakhir, "Fxxxboy" menampilkan sisi lebih emosional. Vokal halusnya berpadu dengan lirik yang terkesan provokatif.

Singkatnya, comeback ini bukan sekadar rilis musik biasa. Ia adalah peristiwa budaya yang dampaknya langsung terasa, dari chart musik hingga lantai bursa.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar