Kawasan Warakas di Jakarta Utara kembali terendam. Banjir datang begitu cepat, membuat banyak warga tak punya kesempatan untuk menyelamatkan harta bendanya. Seperti yang dialami Astuti, seorang warga dari RT 9 RW 1. Saat genangan air mulai memenuhi jalanan dan merayap masuk ke dalam rumah, ia justru sedang sibuk bekerja di pasar.
Ia baru mengetahui musibah itu dari kabar tetangga. Pulang dengan hati cemas, yang dilihatnya hanyalah rumah yang porak-poranda.
"Kulkas tengkurap, mejikom juga, baju-baju kerendem, lemari juga," ujarnya, suaranya terdengar lelah.
Astuti lalu melanjutkan, "Padahal baju baru dicuci, ada juga yang dilaundry." Ia ditemui di rumahnya yang masih berantakan pada Selasa (13/1/2026).
Artikel Terkait
Trump Klaim Jalan Diplomasi Terbuka Pasca-Serangan yang Tewaskan Pemimpin Tertinggi Iran
CFD Margonda Depok Lebih Sepi dan Fokus Olahraga Saat Ramadan
Persik Kediri Hadapi Persis Solo Tanpa Bek Andalan Kiko Carneiro
Kemenhaj Imbau 58 Ribu Jemaah Umrah Tetap Tenang di Tengah Ketegangan Timur Tengah