Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, punya klaim tegas. Ia menyebut ada bukti jelas yang mengaitkan aksi kekerasan dalam unjuk rasa di negaranya dengan badan intelijen Israel, Mossad. Klaim ini tak main-main dan langsung menyasar pihak yang dituding.
Menurut sejumlah laporan dari Press TV Senin lalu, Araghchi merujuk pada sebuah unggahan media sosial. Yang bikin heboh, unggahan itu justru berasal dari mantan Direktur CIA sekaligus eks Menlu AS, Mike Pompeo. Ya, orang dalam pemerintahan Presiden Donald Trump itu.
Unggahan Pompeo pada 2 Januari, begitu terbuka, menyebutkan bahwa agen-agen Mossad berkeliaran di jalanan Iran. Rupanya, postingan lama itu kini jadi amunisi diplomatik.
Dalam pernyataannya, Araghchi mendeskripsikan dengan gamblang. Ia mengatakan personel kepolisian Iran tewas dieksekusi oleh teroris sungguhan. Aksi ini, menurutnya, diawasi oleh apa yang secara terbuka diidentifikasi Pompeo sebagai agen Mossad.
“Menurut pemerintah AS, Iran 'delusional' karena menilai bahwa Israel dan AS mengobarkan kerusuhan sarat kekerasan di negara kami,”
Artikel Terkait
Guru Terluka di Banjir Pademangan Dievakuasi dengan Perahu Karet
Mendagri Tinjau Jembatan Roboh di Bener Meriah, Soroti Ancaman Tersembunyi di Balik Rumah yang Utuh
Prabowo Canangkan 34 Proyek Sampah Jadi Listrik, Target Beroperasi Dua Tahun
Restorative Justice Diusulkan untuk Kasus Dugaan Palsukan Ijazah Jokowi