BONE – Menjelang bulan suci, Bank Indonesia kembali menyiapkan program tahunannya. Kali ini, giliran Kabupaten Bone yang akan merasakan manfaat program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri, atau yang biasa disingkat Serambi, di tahun 2026 mendatang.
Intinya sih, program ini ingin memastikan masyarakat dapat menukar uang dengan mudah. Khususnya untuk mendapatkan pecahan kecil yang selalu dibutuhkan saat Ramadan dan Lebaran tiba.
Rencananya, acara peluncuran atau kick off-nya bakal digelar Selasa depan, tanggal 3 Maret. Persiapan sudah mulai digarap.
Kepala Bank Sulselbar Cabang Bone, Anas, baru saja bertemu dengan Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman, Jumat lalu. Dalam pertemuan itu, ia memaparkan tiga poin kunci program Serambi. "Kami ingin memastikan uang rupiah tersedia dalam jumlah yang cukup. Lalu, pecahannya juga sesuai kebutuhan," jelasnya.
"Yang tak kalah penting, uangnya harus dalam kondisi layak edar," tambah Anas.
Ia juga menyampaikan undangan resmi kepada sang bupati. "Tadi kami audiensi dan mohon kesediaan Bapak Bupati untuk hadir dan memberi sambutan dalam acara nanti," ungkapnya.
Pemilihan Bone sebagai lokasi bukan tanpa alasan. Kabupaten ini masuk dalam daftar kantor kas Bank Indonesia di wilayah Sulsel. Jadi, memang sudah jadi salah satu fokus pelayanan.
Nah, buat masyarakat yang mau menukar uang, ada cara biar nggak perlu berdesakan. Anas menyarankan untuk memesan dulu lewat aplikasi 'pintar.bi.go.id'. "Pesan dulu via aplikasi, baru datang ke lokasi layanan. Lebih praktis dan aman," ujarnya.
Di sisi lain, respons dari Pemkab Bone ternyata sangat positif.
Bupati Andi Asman Sulaiman sendiri mengapresiasi langkah BI ini. Menurutnya, program Serambi sangat tepat waktu dan menjawab kebutuhan. Soalnya, kebutuhan akan uang pecahan kecil memang melonjak drastis selama Ramadan dan mendekati Idulfitri.
"Program seperti ini sangat membantu," kata Bupati.
"Dengan peredaran uang kecil yang lancar, aktivitas ekonomi masyarakat juga ikut terdorong. Kontribusinya pasti terasa," pungkasnya.
Artikel Terkait
Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Anjlok 95 Persen Akibat Perang AS-Iran
Kapasitas Batu Bara Global Naik 3,5 Persen pada 2025, China dan India Jadi Motor Utama
Penjualan Semikonduktor Global Diproyeksikan Tembus Rp17.300 Triliun pada 2026, Didorong Lonjakan Pusat Data AI
Libur Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila Dorong Lonjakan Penumpang KAI, Tembus 1,21 Juta Orang