Jembatan penyeberangan orang (JPO) di Sarinah, Jakarta Pusat, perlahan mulai berdiri lagi. PT TransJakarta, yang menangani proyek ini, menargetkan pekerjaan bisa tuntas pada akhir Februari mendatang. Target itu diungkapkan langsung oleh Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat PT TransJakarta, Tjahyadi DPM.
"Targetnya bisa selesai akhir Februari," kata Tjahyadi, Senin lalu.
Menurutnya, desain JPO yang baru ini bakal berbeda dari yang lama. Perubahan paling signifikan? Kehadiran lift. "Tentu ada perubahan, karena menggunakan lift," ujarnya. Di akhir pernyataannya, Tjahyadi juga menyampaikan apresiasi. "Transjakarta berterima kasih atas dukungan dan kesabarannya," tambahnya.
Dukungan Warga dan Harapan untuk Ikon Baru
Nah, rencana pembangunan kembali ini rupanya disambut hangat oleh sejumlah warga. Mereka melihat JPO bukan cuma soal keselamatan, tapi juga peluang. Bisa jadi ikon kota baru, asal desainnya oke.
Ahmad Fauzi, seorang pekerja di kawasan itu, mengaku mendukung penuh. "Saya sih mendukung. Di sini kan istilahnya kawasan wisata iya, perkantoran juga, jadi banyak pejalan kaki," tuturnya saat ditemui Sabtu lalu. Baginya, di tengah kepadatan lalu lintas Jakarta, JPO masih sangat relevan. Bahkan, dia punya harapan lebih. "Apalagi JPO bisa jadi ikon kota juga kalau desainnya bagus, misalnya kayak di kawasan HI atau Sudirman," harap Ahmad.
Artikel Terkait
Kombes Rita Wulandari Pimpin Satuan Baru Polda Metro Jaya untuk Lindungi Perempuan dan Anak
Gus Ipul Buka Suara: Inisiatif Sekolah Rakyat Berawal dari Ide Prabowo
Kejutan Empat Novel untuk Prabowo di Tengah Peresmian 166 Sekolah Rakyat
Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat, Sapa Siswa hingga Cek Makan Bergizi