Laporan keuangan tahunan PT Avia Avian Tbk, atau yang lebih dikenal sebagai Avian Brands, akhirnya dirilis. Hasilnya? Cukup menggembirakan. Di tengah situasi ekonomi yang tak bisa dibilang mudah, perusahaan cat dan pelapis ini berhasil mencatatkan pertumbuhan yang positif sepanjang tahun 2025.
Total pendapatannya mencapai Rp8,1 triliun. Angka itu naik sekitar Rp652 miliar, atau setara 8,7 persen, dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini tak lepas dari kenaikan volume penjualan yang mencapai 7,4 persen. Menariknya, pertumbuhan penjualan ini berjalan konsisten, dari kuartal pertama hingga keempat, baik untuk segmen solusi arsitektur maupun barang dagangan.
Lalu, bagaimana dengan profitabilitasnya?
“Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, perseroan juga mampu mempertahankan tingkat profitabilitas yang kuat. Hingga akhir tahun 2025, Avian Brands mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,7 triliun, meningkat Rp80 miliar dibandingkan tahun sebelumnya, dengan marjin laba bersih sebesar 21,5 persen,”
Demikian penjelasan Head of Investor Relations Avian Brands, Andreas Timothy, dalam keterangan tertulisnya pada Kamis, 26 Februari 2026.
Kinerja ini tentu bukan datang tiba-tiba. Menurut perusahaan, semua berkat eksekusi disiplin terhadap strategi keberlanjutan yang telah dirancang. Strategi itu intinya berkisar pada tiga hal: memperkuat hubungan dengan pelanggan, memperluas jaringan distribusi, dan tentu saja, meningkatkan efisiensi proses internal.
Hasilnya terlihat nyata. Meski pasar masih fluktuatif, jumlah pelanggan aktif yang bertransaksi justru melonjak signifikan. Hingga penutupan tahun 2025, lebih dari 60.000 mitra tercatat aktif. Ini sekaligus jadi bukti bahwa strategi penetrasi pasar mereka bekerja, dan yang lebih penting, loyalitas pelanggan terbangun.
Dari sisi logistik dan distribusi, Avian Brands juga tak main-main. Sepanjang tahun lalu, mereka menambahkan lima pusat distribusi milik sendiri. Dengan tambahan ini, totalnya kini mencapai 129 titik. Jaringan itu masih diperkuat oleh 15 pusat distribusi mini dan 38 pusat distribusi yang dikelola pihak ketiga. Cukup solid.
Di sisi lain, inovasi produk dengan prinsip keberlanjutan tetap menjadi komitmen. Kombinasi antara kekuatan distribusi yang makin luas, inovasi yang relevan, dan eksekusi strategi yang disiplin, rupanya berbuah manis. Pangsa pasar mereka terus terdongkrak naik.
Ke depan, optimisme masih tinggi. Perusahaan yakin, fokus yang berkelanjutan pada penguatan relasi pelanggan, efisiensi operasional, dan praktik bisnis berkelanjutan akan semakin mengokohkan posisi Avian Brands di industri ini. Tantangan pasti ada, tapi langkah mereka sejauh ini terlihat cukup mantap.
Artikel Terkait
Jokowi Sebut Kondisi Sudah Pulih, Siap Penuhi Undangan ke Daerah
30 Mei dalam Sejarah: Jayakarta Jatuh ke VOC hingga FIFA Bekukan PSSI
Trump Tetapkan Syarat Mutlak Larangan Nuklir Iran demi Kesepakatan Damai
Bayi 2 Tahun Tewas dengan Belasan Luka Tusuk di Bekasi, Pelaku Paman Kandung yang Alami Gangguan Jiwa