Alasannya sederhana: Sepriana merasa nama baiknya terusik. Ada rasa dirugikan akibat hinaan dan pencemaran yang tersebar luas di dunia maya. Menurut sang pengacara, Chrestian sepertinya kurang mempertimbangkan dampak sosial dari unggahannya.
“Dia memaki-maki dan menghina klien kami saat live di TikTok. Jadi ya, berdasarkan bukti-bukti itu kami laporkan. Seharusnya dia bisa lebih bijak bermedsos, agar justru jadi motivasi buat orang lain,”
tutur Yanthy.
Kini, kasus ini terus bergulir. Penangkapan sang ayah viral ini pun menyisakan beragam reaksi dari publik.
Artikel Terkait
Menteri PU Akan Temui Kejati DKI Bahas Penggeledahan Kantor Terkait Kasus Korupsi
Kemenkeu Pertimbangkan Tukar Guling Geo Dipa dengan PNM
Menteri PU Buka Ruang Kerja untuk Penyidik, Klaim Patuhi Arahan Presiden
Advokat Soroti Ancaman Ketimpangan Digital bagi 64 Juta UMKM