Tak cuma itu. Instruksi khusus juga diberikan untuk mendistribusikan bantuan logistik hingga ke desa-desa pelosok yang masih terisolasi. Intinya, hak-hak dasar warga terdampak harus dipenuhi, tanpa terkecuali.
“Berikan layanan kesehatan terbaik untuk masyarakat terdampak hingga ke gampong-gampong di pelosok Aceh yang masih terisolir,” tegasnya.
“Tuntaskan pemulihan dini jalan, jembatan di desa-desa yang masih terisolir, sehingga masyarakat dapat beraktivitas secara normal. Tuntaskan penyusunan dokumen R3P, paling lambat pada minggu ketiga bulan Januari 2026.”
Langkah serupa rupanya juga diambil oleh dua kabupaten lain. Aceh Tengah dan Aceh Tamiang turut memperpanjang masa tanggap darurat mereka, sama-sama untuk 14 hari. Situasinya memang belum sepenuhnya pulih. Di Aceh Tengah saja, sampai saat ini masih ada 26 desa yang terisolasi, benar-benar terputus dari akses bantuan.
Artikel Terkait
Duel Dua Rising Star BRI Liga 1: Malut United Vs Dewa United di Ternate
Rennes Kalahkan Angers, Perkuat Peluang ke Liga Champions
Juventus Kalahkan Atalanta 1-0, Naik ke Posisi Empat Klasemen Serie A
Juventus Kalahkan Atalanta 1-0, Kokoh di Posisi Empat Klasemen