Patrick Kluivert mungkin tak lama lagi kembali ke dunia kepelatihan. Mantan pelatih Timnas Indonesia itu disebut-sebut masuk dalam radar Federasi Sepakbola Tunisia, yang sedang mencari pengganti Sami Trabelsi.
Kluivert sendiri masih menganggur sejak dipecat PSSI pada pertengahan Oktober 2025 lalu. Penyebabnya, ia gagal membawa Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
Nah, kini peluang itu datang dari Afrika Utara. Kursi pelatih kepala Timnas Tunisia kosong setelah Sami Trabelsi dipecat. Pemicunya adalah kekalahan memalukan dari Mali, yang saat itu bahkan bermain dengan sepuluh pemain, di Piala Afrika. Kekalahan 2-3 itu membuat Elang Kartago tersingkir lebih dulu.
Media Belanda, De Telegraaf, melaporkan bahwa nama Kluivert masuk dalam daftar pendek federasi. Menurut mereka, beberapa orang dekat sang legenda Belanda sudah membenarkan rumor ini.
"Sumber-sumber di sekitar Kluivert membenarkan pihak federasi telah menanyakan apakah mantan pemain Ajax, AC Milan, FC Barcelona, dan Timnas Belanda tersebut terbuka untuk mengemban jabatan itu," terang laporan tersebut.
Meski begitu, jalan Kluivert tak akan mulus. Persaingannya ketat. Dua nama besar lain, Laurent Blanc dan Patrick Vieira, juga disebut-sebut masuk dalam pertimbangan Tunisia. Soal kabar ini, Kluivert dan agennya memilih diam. Mereka enggan berkomentar.
Kalau akhirnya ia benar-benar menerima tawaran itu, ada situasi menarik yang bakal terjadi. Di Piala Dunia 2026 nanti, Tunisia satu grup dengan Belanda negara asal Kluivert sendiri. Jadi, bukan mustahil ia akan berhadapan dengan tanah airnya di grup F, yang juga diisi Jepang dan pemenang playoff zona Eropa. Sungguh sebuah ironi yang manis, bukan?
Artikel Terkait
Dokter Ingatkan Orang Dewasa Jangan Abaikan Vaksinasi, Imunitas dari Vaksin Masa Kecil Bisa Menurun
Resep Sop Konro Makassar, Hidangan Iga Sapi Berkuah Kluwek yang Kaya Rempah
Kemendikdasmen Siapkan 150 Ribu Beasiswa D4 dan S1 untuk Guru demi Penuhi Kualifikasi Akademik
Pemuda di Banyumas Diamankan Usai Diduga Masuk Kos untuk Foto Pakaian Dalam Wanita, Kasus Damai dengan Wajib Lapor