Pemerintah Kabupaten Bogor akan menggelar car free night (CFN) dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 di Jalan Tegar Beriman, Cibinong. Selama perayaan berlangsung, jalur cepat di kawasan tersebut ditutup untuk lalu lintas kendaraan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat pengguna jalan apabila kegiatan ini menimbulkan ketidaknyamanan. Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan dan memastikan jalur lambat tetap berfungsi. “Kami memohon maaf apabila kegiatan CFN Istimewa ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian masyarakat pengguna jalan. Namun kami telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan, jalur lambat tetap berfungsi untuk lalu lintas kendaraan,” ujarnya, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan car free night dijadwalkan berlangsung mulai pukul 18.00 hingga 24.00 WIB. Jalur yang ditutup membentang dari putar balik di depan kantor BPBD Kabupaten Bogor hingga Simpang PDAM. Ajat menjelaskan, acara ini tidak sekadar perayaan, melainkan juga menjadi ajang konsolidasi potensi daerah. “CFN Istimewa ini akan menjadi ajang konsolidasi potensi daerah. Jadi pusat kegiatan UMKM, talenta seni, budaya dari kecamatan lain bisa terpusat dan tampil bersama,” katanya.
Beragam pertunjukan seni akan memeriahkan malam tersebut, mulai dari pentas cahaya, musik, hingga sajian kuliner dan produk UMKM lokal. Selain itu, perayaan ini sekaligus menjadi momen peresmian Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Simpang Cikempong. JPO tersebut akan difungsikan sebagai panggung utama. “Skywalk nantinya dimanfaatkan sebagai panggung utama berbagai pertunjukan seni dan hiburan,” tutur Ajat.
Di sisi lain, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, menyatakan pihaknya telah menyiapkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung. Bersama kepolisian, petugas dikerahkan untuk mengamankan jalannya acara. Dadang memastikan kendaraan tetap bisa melintas melalui jalur lambat tanpa ada rekayasa lalu lintas alternatif. “Tidak ada rekayasa lalu lintas alternatif, karena jalur lambat tetap digunakan oleh pengendara. Untuk parkiran kita arahkan ke dinas-dinas yang ada, terutama yang berdekatan dengan lokasi CFN,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Iran Beri Rusia dan China Perlakuan Khusus di Selat Hormuz
Waisak 2026 Jatuh pada 31 Mei, Pemerintah Angkat Tema Perdamaian Lewat Dharma
Drone Ukraina Serang Kapal Tanker dan Depot Minyak di Rusia Selatan, Dua Orang Terluka
Transaksi Digital UMKM di Tiga Provinsi Sumatra Tembus 14,7 Juta, Jadi Tanda Pemulihan Ekonomi Pascabencana