PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) mencatatkan total dana kelolaan atau asset under management (AUM) sebesar Rp42,6 triliun hingga Juni 2026. Capaian ini melanjutkan tren positif kinerja perusahaan pada tahun sebelumnya.
Pada akhir 2025, AUM Sucor AM tercatat sekitar Rp46 triliun, tumbuh 96 persen secara tahunan dibandingkan posisi akhir 2024. Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap layanan dan solusi investasi yang ditawarkan.
“Capaian ini mencerminkan peningkatan kepercayaan investor terhadap layanan dan solusi investasi yang kami hadirkan selama ini. Ke depan, kami akan terus berkomitmen untuk memperkuat inovasi produk dan layanan, memperluas edukasi investasi kepada masyarakat, serta mendukung pertumbuhan industri pasar modal Indonesia yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Direktur Sucor AM, Fajrin Hermansyah, dalam keterangan resmi, Rabu (15/7/2026).
Menurut Fajrin, perkembangan positif industri investasi dan keuangan domestik berjalan seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya investasi dan perencanaan keuangan jangka panjang. Pertumbuhan jumlah investor dan minat terhadap berbagai instrumen investasi mendorong kebutuhan akan pengelolaan investasi yang profesional.
“Sejalan dengan itu, kinerja Sucor AM terus mendapat pengakuan dari tingkat nasional maupun internasional, atas komitmen kami dalam menghadirkan layanan pengelolaan investasi berkualitas serta mendukung pertumbuhan industri investasi di Indonesia,” kata Fajrin.
Pengakuan eksternal tersebut, lanjutnya, menjadi tolok ukur kualitas kinerja perusahaan sekaligus jaminan bagi investor. Di tingkat internasional, Sucor AM meraih penghargaan Asset Management Company of the Year Indonesia dalam ajang The Asset Triple A Awards 2026 di Hong Kong. Perusahaan juga memperoleh penghargaan Market Awards Indonesia (Domestic) Winner pada ajang AsianInvestor Asset Management Awards 2026.
“Lebih dari sekadar penghargaan, pengakuan ini dapat mencerminkan capaian kapabilitas kami dalam menghadirkan pengelolaan investasi berkualitas, sekaligus memperkuat investasi yang berkelanjutan,” ujar Fajrin.
Di tengah dinamika pasar, Fajrin meyakini konsistensi kinerja, tata kelola yang baik, dan fokus pada kebutuhan investor menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan jangka panjang.