ujar Ajat merinci.
Menurutnya, bencana kebakaran memang bisa muncul tiba-tiba, di mana saja. Karena itulah, kecepatan dan kesiapsiagaan tim di lapangan mutlak diperlukan. Damkar, dalam hal ini, adalah garda terdepan yang melindungi masyarakat dari ancaman api dan situasi darurat lain.
“Peran damkar tidak hanya terbatas pada penanganan kebakaran, tetapi juga mencakup penyelamatan dan perlindungan masyarakat. Oleh karena itu, analisis kebutuhan layanan, baik dari sisi personel, peralatan, maupun wilayah rawan kebakaran, terus dilakukan secara mendalam,”
pungkas Sekda.
Nah, soal kecepatan respons ini dia tekankan. Waktu tanggap yang singkat, menurut Ajat, adalah kunci untuk memotong dampak dan kerugian. Makin cepat petugas tiba, makin besar pula peluang untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Artikel Terkait
Serangan Energi Guncang Pasar Minyak, Indonesia Incar Pasokan Alternatif dari Rusia
Yusril Tegaskan Kasus Air Keras Aktivis KontraS Tetap di Pengadilan Militer
Pertemuan AS Dijadwalkan, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata
Dua Tewas Setelah Mobil Jatuh ke Jurang 60 Meter di Minahasa Selatan